Miserable Fate - 7
White Heather Perlindungan, keinginan akan terkabulkan, semoga berhasil “So, lo mau nonton apa?” Febri melihat daftar film yang ada di belakang konter tiket dan kemudian menatap Liv. “Apa aja boleh deh. Yang penting nggak horor. Gue nggak suka horor,” Liv mengangkat bahu. “Film Indonesia mau?” tawar Febri sambil tertawa. “Haha. Ya nggak apa-apa. Tapi kalau dalam dua bulan udah ada di TV lagi, sayang nggak sih?” Liv menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Kalau gue sih nggak sayang ya. Gue maunya sayang sama lo soalnya,” kata Febri dengan ekspresi datar. Membuat Liv memutar bola matanya. “Ah elah Pak baru juga jalan sekali. Eh gue beli cemilan ya. Lo mau apa?” Liv menunjuk konter penjualan makanan. “Popcorn dan coke aja. Eh ini duitnya,” Febri mengeluarkan dompet. “Nggak usah,” Liv mendorong tangan Febri. “Lo bayar tiketnya, gue bayar cemilannya. Oke ya?” Sebelum Febri bisa membantah dengan dalih bahwa dia yang mengajak Liv nonton dan...