Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerpen

Miserable Fate - 22

  White Rose Cinta abadi “Ian, weekend depan kamu jadi pulang kan?” suara ibunya terdengar sangat girang dan bersemangat di telepon. Perasaan Ian mulai tidak enak.  Sebelum menjawab ibunya, Ian membawa ponselnya ke luar ruangan, mencari tempat sepi yang tidak dilewati orang-orang, dan menjauh sejenak dari teman-temannya yang sedang makan siang bersama. “Iya. Kenapa memangnya?”  “Mama ada janji sama Belinda. Nanti kamu antar Mama ya?”  Ian langsung menghela napas tanpa suara dan memutar bola matanya. “Dan Tante Belinda ini punya anak perempuan? Anak perempuan yang masih single dan yah usianya sekitar usia Ian?”  Mamanya terkikik.  “Punya,”  Ian langsung sakit kepala. Benar dugaannya. “Mama gak perlu usaha untuk menjodohkan Ian dengan anak-anak perempuan dari teman Mama.”  “Mama gak menjodohkan kok. Mama cuma minta kamu antar Mama ketemu temen-temen. Kebetulan mereka punya anak gadis. Ya kalau ternyata jadi jodoh kamu, anggap aja itu bonus. Ya kan?...

Miserable Fate - 21

  Fig Argumen Tubuhnya terasa lemas. Berbalik pun sulit. Mengulet seperti kebiasaannya ketika bangun pun terasa penuh perjuangan dan hasilnya tidak semenyenangkan biasanya. Perlahan Liv membuka mata. Hal yang pertama dilihatnya adalah Ian yang menatapnya galak.  “Kok…” ujar Liv bingung.   “Kurang tidur, kurang istirahat,” Ian menyentil kening Liv. “Aduh,” Liv menyentuh keningnya yang terasa sakit karena disentil Ian. “Kamu kerja itu harus tahu kondisi juga. Emang kamu digaji segimana sih sampai lupain kesehatan sendiri?” Ian terlihat sangat geram dan tidak habis pikir. Dia duduk di kursi di samping tempat tidur Liv. Tubuhnya kaku saking kesalnya. Hilang sudah ekspresi manis yang dilihat Liv beberapa jam lalu saat Ian datang untuk menonton acara awards di BSD. “Hei!” seru Liv dengan lantang. Meskipun kepalanya terasa pening dan badannya super lemas, tapi mendengar Ian berkata seperti itu tetap membuat Liv merasa terserang. Apa maksud kata-kata Ian itu? Kenapa sampai b...

Miserable Fate - 20

  White Carnation Good luck! “Crystal jadi bawa 3 lagu kan?” Liv mengkonfirmasi pada tim Production acara awards di salah satu TV ini. Crystal sendiri sedang bersiap-siap untuk rehearsal setelah menyelesaikan kuliahnya tadi siang.  “Iya, Mbak. Untuk 2 lagu duet sama Rossa dan Sheila On 7 ya. Tapi Rossa sama Sheila baru bisa rehearsal hari Rabu,” kata anak Creative itu.  “Iya sih gue tahu. Jadi Crystal akan datang ke sini lagi hari Rabu ya,” Liv mengelus dagunya. “Betul. Oh iya, Mbak. Aku dapet titipan katanya nanti anak wardrobe mau ketemu buat bahas outfit Crystal selama tampil.” “Oh iya. Kapan itu?”  “Aku nggak tahu pasti, Mbak. Mungkin nanti Mbak Liv dihubungi langsung sama orang wardrobe -nya,” “Ya udah kalau gitu. Makasih ya,” Liv tersenyum setelah obrolan mereka selesai dan Liv kembali ditinggal oleh si anak Creative.  Liv baru akan menghampiri ruang tunggu artis untuk menemui Crystal, ketika ada orang yang memanggilnya. Segera Liv menoleh. Kemunculan...