Miserable Fate - 11
Agnus cactus Lalai Liv menaruh tas di kursi kerjanya. Sepagi ini rupanya sudah ada undangan yang ditaruh di mejanya, mungkin oleh Messenger Crystal Corp. Liv membuka amplop dan melihat isinya. Rupanya sebuah undangan pembukaan club baru di daerah Pejaten. Liv mengernyit. Rasa-rasanya dia tidak punya riwayat suka clubbing sehingga harus diberikan undangan seperti ini. Liv mengeluarkan iPad-nya untuk sedikit mencari informasi mengenai club baru ini. Rupanya ini adalah club yang dibuat oleh salah seorang penyanyi kelas menengah yang lebih banyak membuat tragedy daripada prestasi. Memang Liv pernah bertemu dengan penyanyinya sendiri dan managernya saat Liv menemani Crystal taping salah satu talkshow. Penyanyi ini menjadi bintang tamu di episde berikutnya. Harus Liv akui bahwa baik si manager maupun penyanyinya, begitu tertarik mendekatkan diri dengan Crystal dan Liv. Sepertinya mereka berpikir bahwa dengan mengenal dan terlihat akrab dengan Crystal, itu dapat meningkatkan pamor...