Postingan

Miserable Fate - 7

  White Heather Perlindungan, keinginan akan terkabulkan, semoga berhasil “So, lo mau nonton apa?” Febri melihat daftar film yang ada di belakang konter tiket dan kemudian menatap Liv.  “Apa aja boleh deh. Yang penting nggak horor. Gue nggak suka horor,” Liv mengangkat bahu.  “Film Indonesia mau?” tawar Febri sambil tertawa.  “Haha. Ya nggak apa-apa. Tapi kalau dalam dua bulan udah ada di TV lagi, sayang nggak sih?” Liv menggaruk kepalanya yang tidak gatal.  “Kalau gue sih nggak sayang ya. Gue maunya sayang sama lo soalnya,” kata Febri dengan ekspresi datar. Membuat Liv memutar bola matanya.  “Ah elah Pak baru juga jalan sekali. Eh gue beli cemilan ya. Lo mau apa?” Liv menunjuk konter penjualan makanan.  “Popcorn dan coke aja. Eh ini duitnya,” Febri mengeluarkan dompet.  “Nggak usah,” Liv mendorong tangan Febri. “Lo bayar tiketnya, gue bayar cemilannya. Oke ya?”  Sebelum Febri bisa membantah dengan dalih bahwa dia yang mengajak Liv nonton dan...

Workout Channel on Youtube

Gambar
karena aku anaknya kurang tertarik ke gym (harus bayar membership, sebelum pandemi harus ada mobilisasi dulu, harus pake baju lengan panjang, milih kerudung, mandi di luar, dan segala macemnya), makanya untuk olahraga, aku milih ngikut dari Youtube aja.  ada beberapa channel yang aku ikutin gerakannya karena cocok denganku. cocok dalam artian: gerakannya nggak susah keringetnya banyak  ada cardio dance yang lagunya cocok di telingaku  mbak yang bawainnya nggak gengges aku pribadi lebih milih cardio dance karena bisa sekalian joget, diiringin lagu yang aku suka, tapi tetep bikin capek dan keringetan. aku nggak milih yoga atau pilates karena emang bagi aku kurang cocok untukku dikerjakan di rumah.  nah ini beberapa video dan/atau channel yang aku suka. mungkin kamu yang baca bisa coba sendiri juga. kalau screenshot-nya channel, berarti banyak video dia yang sering aku tonton. kalau screenshot-nya salah satu video, itu video favorit dan yang paling sering diputer, semen...

Miserable Fate - 6

Cactus Ketahanan, kehangatan, kebesaran “Kok lesu sih ganteng?” sapa Felis begitu Ian melewati mejanya menuju ruangannya.  Ian menoleh ke sumber suara masih dengan satu tangan memegang tas ransel. “Kurang tidur,” jawab Ian lalu berbelok ke ruangannya.  “Ngerjain tugas kantor?” Felis menyusul Ian ke ruangannya dan berdiri di pintu.  Tidak mungkin Ian bilang bahwa dia tidak bisa tidur karena suara sumbang tetangganya. Setelah tetangganya selesai menyanyi, dia menyetel lagu yang tidak terlalu keras tapi masih bisa didengar Ian. Ian sampai keluar kamar dan mengetuk kamar tetangganya untuk memintanya mematikan lagu. Pintunya tidak terbuka. Maka Ian kembali ke kamarnya dan suara musik sudah berhenti. Tapi itu hampir pukul 3 pagi.  “Ada urusan,” jawab Ian pelan. Dinyalakannya laptop untuk persiapan bekerja. “Urusan apa tuh?” Felis menghampiri meja Ian dan menunduk ke arah Ian. Tangannya bertumpu pada meja dan senyum di bibirnya selalu menggoda. Hari ini dia mengenakan dress...